Menjelang laga Liga Champion league melawan Celtic, Kamis (19/9) dini hari WIB, kesiapan AC Milan terhalang akan melimpahnya player yg cedera & juga tak didukung dengan hasil memuaskan di dalam segenap permainan terakhir. Manajer Celtic Neil Lennon standby menggunakan kondisi tersebut.

“Kami meminta supaya dapat memakai situasi buruk Milan. Pelatih mereka kelihatannya pula ngak mempunyai saat luang agar pasukannya tampil konsisten, ” ujar Lennon ketika sedang melancarkan persediaan sambut pergelaran pada San Siro.

Rossoneri mendahului Serie A Italia dgn pelan, cuma memperoleh empat score melalui tiga laga. Lain hal itu, para tokoh seolah-olah , Andrea Poli, Stephan El Shaarawy, Giampaolo Pazzini, Ignazio Abate , Kaka, Riccardo Montolivo, Mattia De Sciglio, Matias Silvestre, , dan Daniele Bonera semuanya mendapatkan cidera.

Biar begitu, ia tetap bilang fokus pada kesebelasannya lalu kaga menginginkan mengatur persoalan lawan. “Saya kaga tetap terus-terusan menyoroti pasal Milan. Aku butuh perhatian dalam diri kami sendiri, ” tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Faktanya, mereka sanggup melakukan [Alessandro] Matri dalam berharga mahal. Saya kemudian direktur klub tampaknya cuman mampu bermimpi bagi membayar player kayaknya. Balotelli pula pemain yang dasyat. Dia kokoh dan laju, dapat bertarung dengan bek, serta salah satu orang finisher hebat, ” tambahnya.

Di Liga Champions edisi saat itu, Celtic serta Milan bareng ada di Group H, ditemani jawara Belanda dan Spanyol, yakni Ajax Amsterdam selanjutnya Barcelona.