Bukannya frustasi dengan kekalahan dari Brasil di laga uji jabón, pelatih timnas Portugal, Paulo Bento, malah membenarkan bersyukur. Menurutnya, dari negatif ini sanggup dibuat pengetahuan bernilai sebelum mereka hadapi pertarungan sebenarnya merupakan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Vilela, portugal dibekuk Brasil melalui point 1-3 di Massachusetts, Amerika Serikat. Sempat unggul habis gol Raul Meireles pada menit 18, Seleccao das Quinas kesudahannya menyerah oleh tiga gol Thiago Silva, Neymar lalu Jo.

Selepas pertarungan, Bento menyebut pemainnya yg kaga diperkuat player bintang, Cristiano Ronaldo, tampil minim agresif. Tetapi, di balik itu dia mengesahkan terima kasih disebabkan Brasil telah memperlihatkan kelemahan timnya.

“Kami minim agresif di match tadi, terlebih pada babak pertama, ” istilah Bento dikutip Abola, Rabu, 11 September 2013.

“Kekalahan di sini. datang di durasi yg cermat. Kami bisa belajar banyak serta memulihkan kekurangan sebelum tampil berhadapan Israel, ” sambungnya.

Sejak awal, Bento pasti berniat untuk menjadikan duel vs . Brasil itu yang merupakan tes persediaan jelang tampil di dalam dua perlombaan sisa kualifikasi Piala Dunia. Pada mana Portugal dituntut untuk menyapu bersih kejayaan demi menjaga kemungkinan naik ke ronde best.

Portugal ketika ini berada di posisi Dua regu sementara Grup F dengan nilai 17 poin. Seleccao terpaut 1 angka untuk Rusia yang berada pada puncak.