AS Roma meleset mau merintis ekspektasi tinggi sebagai pemuncak klassemen Serie A Liga Italia dengan hadapi team papan bawah Sassuolo di zona tunggal Olimpico Stadium. Rekor baik kejayaan AS Roma selama 10 pertandingan harus tertutup oleh performa elok dr Torino pada Olimpico Turin pekan kemarin dgn skor sama 1 – 1. Dalam minggu 11 itu AS Roma sebetulnya bisa utk unggul dgn terjangan keras striker asal Belanda, Kevin Strootman.test1

Jelang rampung sesi kedua sayangnya kepincangan AS Roma tersibak dalam lini belakang dgn terciptanya gol oleh Alessandro Cerci. Kinerja seri menghasilkan AS Roma kalah memanjangkan rekor keunggulan sempurna jadi 11 kompetisi. Meskipun sukses tetap menjaga capolista dengan perolehan 31 poin dr 11 pertarungan itu masih belum cukup menempelkan kapasitas mereka selaku pemuncak pertandingan Serie A Liga Italia musim berikut. Karena dua kesebelasan ulung masih menantikan persaingan gede yaitu Juventus dan Napoli.

Permainan indah atas AS Roma kudu balik kelihatan pucuk pekan ini saat main arena sendiri kontra Sassuolo kata gelandang serang Miralem Pjanic. Nama Miralem Pjanic pun baru ini amat hangat untuk media sepak bola Italia selesai merebut tawaran perorangan untuk hengkang daripada Olimpico Roma bareng dengan MU. Walau kabar ini kesudahannya menguap begitu saja Miralem Pjanic begitu antusias pada AS Roma musim ini.

Rudy Garcia tentu mengantongi cadangan skema permainan untuk tetap membuat AS Roma bisa membela konsistensi kembali pada kemenangan. Sudah panjang AS Roma haus akan kejayaan dari saat final selaku scudetto musim 2000-2001 lalu saat saat kepelatihan Fabio Capello. Wajar Romanisti akan tambah melihat AS Roma menang ujar Miralem Pjanic saat bola sbobet.

“Aku luar biasa prihatin pada tak tercapainya kami di pertandingan tandang pangkalan Torino akhir pekan kemarin. Berperan selama 90 menit kita menutup jalannya pertarungan pada banyak amat peluang kami punya guna menghasilkan gol. Sayangnya peluang tersebut terdepak sia-sia karena hanya terlewat depan jala Torino aja”.